Sabtu, April 18, 2026

Arie Kriting Ngamuk, TikToker Richard Theodore Lecehkan Orang NTT

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Arie Kriting ngamuk dengan TikToker Richard Theodore.

Arie Kriting menilai Richrad Theodore telah melecehkan orang Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya demi konten TikTok.

Dalam video TikTok yang viral itu, Richard menuding seorang bapak penjaga warung di NTT tidak jujur dengan ponselnya yang tertinggal.

Padahal bapak tersebut tidak mengetahui jika ponsel Richard Theodore tertinggal di warungnya.

Arie Kriting pun mengingatkan kepada Richard dengan konten tes kejujuran tersebut.

Menurut Arie Kriting, Richard tidak memiliki hak menguji kejujuran orang NTT.

Baca Juga :  Heboh Lagu Halo-Halo Bandung Diduga Dijiplak Malaysia, Netizen: Gak Ada Kapok-kapoknya

“Buat anak-anak orang kaya yang pergi buat tes-tes kejujuran di NTT, Song mau bilang kamu anji..! Tapi saya tidak enak, karena saya ini orangnya sopan. Jadi ya sudah,” ungkap Arie Kriting melalui akun TikTok pribadinya, pada Rabu (14/6/2023).

“Kamu ada hak apa untuk tes-tes orang punya kejujuran di sana, dan kamu ada hak apa untuk bilang seorang bapak di NTT itu orang yang tidak jujur?” tanyanya.

“Dia kasih kembali kau punya barang kok! cuma kau saja yang tak tahu bilang terima kasih!” tegas Arie Kriting.

Baca Juga :  Viral Vidietron di Jakarta Bikin Silau, Izin Pemasangan Billboard Dipertanyakan

Daripada menguji kejujuran orang NTT, Arie mengusulkan agar Richard mengetes bapaknya sendiri.

Arie pun menduga kalau uang yang digunakan Richard dari ayahnya untuk pergi ke NTT, bisa berasal dari tempat yang tidak jujur.

“Daripada kau jauh-jauh bawa kau punya uang di sana, sok mau bakti sosial tapi kau injak-injak harga diri, mending kau pake kau punya anggaran itu untuk tes kejujuran itu kau punya bapak sendiri!” ungkap Arie Kriting.

Baca Juga :  Berhadiah Janda Muda, Lomba Panjat Pinang di Cianjur Viral

“Kau tes kejujuran kau punya bapak dulu, siapa tahu uang banyak yang dia kasih kau itu belum tentu datang dari tempat yang jujur,” jelasnya.

Arie Kriting pun mengingatkan Richard agar sopan ketika datang ke daerah orang lain dan tulus membantu.

“Heh! kau tes punya bapak dulu! tak usah jauh-jauh tes orang NTT sana! Datang kau ke tanah orang itu hormati!” tegas Arie Kriting.

“Kau mau membantu, bantu yang tulus! bukan untuk kau punya konten terus! Heh! kau stop sudah! hormati orang!” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...