Selasa, Juli 7, 2026

Paus Fransiskus ke Indonesia, Polri Lakukan Ini dari 2-7 September 2024

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia pada 3 hingga 6 September 2024.

Diperkirakan, Paus Fransiskus tiba di Tanah Air pada 3 September 2024, dan selanjutnya bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada esok harinya.

Polri akan melakukan pengamanan selama Paus Fransiskus di Indonesia.

Sebanyak 4.520 personel Polri dikerahkan dalam Operasi Tribrata Jaya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan bahwa ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari 1.077 personel Mabes Polri dan 3.443 personel dari Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Usai Dihujat Warganet dan Diamuk Arie Kriting, TikToker Richard Theodore Minta Maaf kepada Orang NTT

Operasi Tribrata Jaya 2024 akan digelar selama enam hari, mulai dari 2 hingga 7 September 2024.

“Setiap rangkaian kegiatan baik pra, pada saatnya nanti, dan pasca kegiatan tersebut, Polri akan mengamankan kunjungan atau kedatangan tersebut,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, dikutip Rabu (14/8/2024).

Usai bertemu Presiden Jokowi, pada Kamis, 5 September 2024, Paus Fransiskus akan menghadiri pertemuan antar agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan dilanjutkan dengan pertemuan dengan penerima manfaat organisasi amal di kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Baca Juga :  Cerita Menhut Raja Juli Diselipin Amplop Usai Bupati Kuansing Kena OTT KPK

“Masih di hari yang sama, sore harinya, yakni pukul 17.00 WIB, Paus akan mengadakan misa akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta yang bakal dihadiri puluhan ribu umat Katolik,” tambahnya.

Polri akan memastikan seluruh kegiatan Paus di Indonesia berjalan aman dan kondusif.

Selain itu, Trunoyudo menambahkan bahwa Operasi Tribrata Jaya 2024 tidak hanya difokuskan pada agenda Paus, tetapi juga pada pengamanan International Sustainability Forum (ISF) 2024 yang berlangsung pada 4-6 September 2024.

Baca Juga :  Jokowi-Paus Fransiskus Serukan Toleransi dan Perdamaian
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...