Kamis, April 16, 2026

Cegah Penyakit DBD, Pemkot Jaksel Gelar Aksi Gerebek Jentik Serempak

WIB

Aliansi.co, JAKARTA- Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) terjun langsung melakukan aksi gerebek jentik, pada Jumat (14/3/2025)

Gerebek jentik secara serempak ini, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Selatan.

Aksi gerebek jentik dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin.

“Saya ajak seluruh jajaran tingkat kota, kecamatan, kelurahan serta kader-kader jumantik dan masyarakat untuk bersama-sama turun langsung memantau jentik nyamuk di pemukiman,” kata Munjirin, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  Minta Izin Pendalaman, Kejati DKI Geledah Ruangan Kerja Menteri PU

Munjirin sendiri turun langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah RW 09, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.

Munjirin mengatakan, dirinya turut PSN di Kebayoran Lama Utara karena wilayah ini termasuk kelurahan dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi se-Jakarta Selatan.

Selain kader juru pemantau jentik (jumantik), dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat dalam pemberantasan sarang nyamuk guna mencegah penyebaran penyakit DBD.

Pencegahan warga juga dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan atau rumahnya masing-masing.

Baca Juga :  Peringati Harkitnas 2023, Heru Budi Ajak ASN DKI Bangkit Mewujudkan Indonesia Emas 2045

“Saya lihat setiap tahunnya, penyumbang DBD terbanyak terjadi para bulan April. Maka itu saya minta satu minggu, dua sampai tiga kali itu wajib kader tumantik periksa, namun untuk jumantik mandiri juga wajib setiap hari selalu cek kebersihan rumah dan sekitarnya,” katanya.

Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati yang turut hadir PSN di Kebayoran Lama menuturkan, kasus DBD di Jakarta Selatan saat ini berada di posisi kedua terbanyak di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga :  Lantik 10 Anggota Dewan Kota Jaksel, Munjirin: Bina Hubungan Baik dengan Warga

Tercatat ada 303 kasus DB selama periode Januari-Maret 2025.

Dia menyebut, kasus DBD untuk kecamatan tertinggi yakni di Kecamatan Jagakarsa dengan 51 kasus.

Sedangkan untuk kelurahan tertinggi ada di Kelurahan Kebayoran Lama Utara dengan 19 kasus.

“Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama untuk penanganan kasus DBD. Saya sudah minta kepada petugas kesehatan agar bersinergi dengan unsur lainnya untuk mengatasi permasalahan ini, dan jika ada warga terjangkit DBD langsung ditangani,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...