Sabtu, Oktober 17, 2026

Cegah Penyakit DBD, Pemkot Jaksel Gelar Aksi Gerebek Jentik Serempak

WIB

Aliansi.co, JAKARTA- Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) terjun langsung melakukan aksi gerebek jentik, pada Jumat (14/3/2025)

Gerebek jentik secara serempak ini, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Selatan.

Aksi gerebek jentik dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin.

“Saya ajak seluruh jajaran tingkat kota, kecamatan, kelurahan serta kader-kader jumantik dan masyarakat untuk bersama-sama turun langsung memantau jentik nyamuk di pemukiman,” kata Munjirin, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  Peringati Hari Otda ke-29, Wali Kota Jaksel Ungkap Hubungan Pemda dan Pemerintah Pusat Menuju 2045

Munjirin sendiri turun langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah RW 09, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.

Munjirin mengatakan, dirinya turut PSN di Kebayoran Lama Utara karena wilayah ini termasuk kelurahan dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi se-Jakarta Selatan.

Selain kader juru pemantau jentik (jumantik), dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat dalam pemberantasan sarang nyamuk guna mencegah penyebaran penyakit DBD.

Pencegahan warga juga dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan atau rumahnya masing-masing.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kopi Digital

“Saya lihat setiap tahunnya, penyumbang DBD terbanyak terjadi para bulan April. Maka itu saya minta satu minggu, dua sampai tiga kali itu wajib kader tumantik periksa, namun untuk jumantik mandiri juga wajib setiap hari selalu cek kebersihan rumah dan sekitarnya,” katanya.

Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati yang turut hadir PSN di Kebayoran Lama menuturkan, kasus DBD di Jakarta Selatan saat ini berada di posisi kedua terbanyak di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga :  DBD Mengamuk, Wali Kota Jaksel Dorong Lurah-Camat PSN Dua Kali Seminggu

Tercatat ada 303 kasus DB selama periode Januari-Maret 2025.

Dia menyebut, kasus DBD untuk kecamatan tertinggi yakni di Kecamatan Jagakarsa dengan 51 kasus.

Sedangkan untuk kelurahan tertinggi ada di Kelurahan Kebayoran Lama Utara dengan 19 kasus.

“Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama untuk penanganan kasus DBD. Saya sudah minta kepada petugas kesehatan agar bersinergi dengan unsur lainnya untuk mengatasi permasalahan ini, dan jika ada warga terjangkit DBD langsung ditangani,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...