Sabtu, Juli 4, 2026

Jaktim Dirikan Posko Anti Tawuran, TNI-Polri hingga Ormas Ikut Berjaga

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Timur mendirikan posko anti tawuran selama bulan Ramadhan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan, pendirian posko tersebut merupakan hasil rapat koordinasi lintas instansi untuk menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci, khususnya dalam mengantisipasi potensi tawuran yang kerap meningkat.

“Masalah tawuran menjadi salah satu bahasan utama. Kondisi nyata di Jakarta Timur memang masih ada tawuran dan kami di Forkopimko selalu berusaha memaksimalkan upaya, bukan hanya menyelesaikan, kalau bisa menghilangkan tawuran di Jakarta Timur,” kata Munjirin, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Jakarta Soroti Nasib Karyawan yang Dirumahkan Manajemen Rumkit di Jagakarsa

Munjirin mengakui, kasus tawuran di wilayahnya telah mengalami penurunan, meski belum sepenuhnya hilang.

Karena itu, Forkopimko merancang berbagai strategi pencegahan, salah satunya dengan mendirikan sejumlah posko pengamanan.

“Memang sudah berkurang, tapi masih ada. Jadi ada rencana beberapa posko yang akan didirikan dan diisi oleh beberapa jajaran dan instansi. Nanti organisasi masyarakat dan masyarakat juga ikut serta untuk menjaga lingkungan kita masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Minta ASN DKI Tingkatkan Kompetensi di Era Revolusi Industri 4.0

Dalam pelaksanaannya, Polres Metro Jakarta Timur akan mendirikan sebanyak 29 pos anti tawuran yang tersebar di sejumlah titik rawan.

Setiap pos akan disiagakan 20 personel gabungan.

“Di setiap pos akan ada 10 personel Polri, satu personel TNI, tiga personel Satpol PP, ditambah unsur organisasi masyarakat dan masyarakat setempat,” kata Munjirin.

Baca Juga :  Pakai Pin Emas, Anggaran Baju Dinas DPRD DKI Naik Dua Kali Lipat

Adapun sistem penjagaan akan dibagi ke dalam dua shift, yakni shift pertama pada pukul 16.00–24.00 WIB dan shift kedua pada pukul 24.00–08.00 WIB.

Munjirin berharap, sinergi seluruh unsur, mulai dari aparat hingga masyarakat, dapat menciptakan Jakarta Timur yang aman dan bebas dari tawuran selama Ramadhan.

“Kami ingin Jakarta Timur benar-benar zero tawuran, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...