Sabtu, Oktober 17, 2026

Pemkot Jaksel Percepat Pembangunan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner Lenteng Agung, Target Tiga Bulan Rampung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan mempercepat proses pembangunan fisik Sentra Fauna dan Pusat Kuliner di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pembangunan yang mulai pada bulan Agustus ini, ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan.

“Lokasinya super strategis dan ramai karena berseberangan dengan Stasiun Kereta Lenteng Agung. Pekerjaan pembangunan akan dilakukan maksimal. Lebih cepat selesai lebih bagus,” kata Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthado dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  Tata Kawasan Barito, Pemprov DKI Siapkan Sentra Fauna Jakarta sebagai Pusat Perdagangan Hewan

Ali Murtadho menegaskan, kios-kios Sentra Fauna dan pusat kuliner yang dibangun, diperuntukkan sebagai lokasi relokasi pedagang di Jalan Barito Kramat Pela yang terdampak pembangunan Taman Bendera Pustaka.

“Diutamakan untuk pedagang di loksem Jalan Barito yaitu JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96,” katanya.

Ali Murtadho mengatakan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner dibangun diatas lahan milik Pemprov DKI Jakarta seluas sekitar 7.000 meter persegi.

Baca Juga :  Rugikan Negara Rp 1,9 Triliun, Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Kasus Laptop Chromebook Era Mendikbudristek Nadiem Makarim

Adapun desain peruntukan ruang dikelompokkan dalam beberapa zonasi di antaranya area jalan masuk dan parkir, area UMKM kuliner, area UMKM pedagang hewan peliharaan, bangunan kantor, dan tempat ibadah, serta area ruang terbuka atau plaza.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah, Elisabeth Ratu Rante Allo Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Sentra Fauna dan
Pusat Kuliner Lenteng Agung hadir sebagai wajah baru perdagangan hewan peliharaan.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Menurut Ratu, pembangunan yang dilakukan mengusung konsep pasar hewan modern yang higienis dan ramah lingkungan.

Kemudian sebagai wahana edukasi satwa dan konservasi, menjadi destinasi wisata edukatif yang menggabungkan hiburan dan literasi lingkungan, serta zona UMKM hewan peliharaan yang tertata dan mendukung kesejahteraan pedagang.

“Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang
pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa,” jelas Ratu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...