Kamis, April 16, 2026

Pemkot Jaksel Percepat Pembangunan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner Lenteng Agung, Target Tiga Bulan Rampung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan mempercepat proses pembangunan fisik Sentra Fauna dan Pusat Kuliner di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pembangunan yang mulai pada bulan Agustus ini, ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan.

“Lokasinya super strategis dan ramai karena berseberangan dengan Stasiun Kereta Lenteng Agung. Pekerjaan pembangunan akan dilakukan maksimal. Lebih cepat selesai lebih bagus,” kata Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthado dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  Jelang Masa Tenang Pemilu 2024, Forkopimko Jaksel Perkuat Koordinasi Bersama KPU dan Bawaslu

Ali Murtadho menegaskan, kios-kios Sentra Fauna dan pusat kuliner yang dibangun, diperuntukkan sebagai lokasi relokasi pedagang di Jalan Barito Kramat Pela yang terdampak pembangunan Taman Bendera Pustaka.

“Diutamakan untuk pedagang di loksem Jalan Barito yaitu JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96,” katanya.

Ali Murtadho mengatakan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner dibangun diatas lahan milik Pemprov DKI Jakarta seluas sekitar 7.000 meter persegi.

Baca Juga :  Satpol PP Seret 330 Pelanggar Tibum ke Pengadilan, Setor Negara Rp120 Juta

Adapun desain peruntukan ruang dikelompokkan dalam beberapa zonasi di antaranya area jalan masuk dan parkir, area UMKM kuliner, area UMKM pedagang hewan peliharaan, bangunan kantor, dan tempat ibadah, serta area ruang terbuka atau plaza.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah, Elisabeth Ratu Rante Allo Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Sentra Fauna dan
Pusat Kuliner Lenteng Agung hadir sebagai wajah baru perdagangan hewan peliharaan.

Baca Juga :  Persiapan Hari Lahir Pancasila, Pemprov DKI Kerja Bakti Bersihkan Monas

Menurut Ratu, pembangunan yang dilakukan mengusung konsep pasar hewan modern yang higienis dan ramah lingkungan.

Kemudian sebagai wahana edukasi satwa dan konservasi, menjadi destinasi wisata edukatif yang menggabungkan hiburan dan literasi lingkungan, serta zona UMKM hewan peliharaan yang tertata dan mendukung kesejahteraan pedagang.

“Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang
pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa,” jelas Ratu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...