Senin, Juni 1, 2026

Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Isu Tahanan Mogok Makan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polda Metro Jaya angkat bicara terkait isu yang menyebut adanya tahanan yang melakukan aksi mogok makan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Isu tersebut mencuat setelah beredar informasi bahwa sejumlah tahanan, termasuk Delpedro dan beberapa aktivis yang terlibat dalam dugaan provokasi aksi anarkis, menolak menerima makanan.

Namun, pihak kepolisian membantah keras kabar tersebut.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali, menegaskan bahwa seluruh tahanan dalam kondisi baik dan tetap mendapatkan makanan tiga kali sehari.

“Untuk makan sendiri, di dalam itu (rutan), tiga kali sehari dan sudah dilakukan pengecekan oleh ahli gizi, jadi sangat-sangat terperhatikan,” ujar AKBP Dermawan saat memberikan keterangan pers, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga :  Pengamat Ungkap Motif di Balik Tuduhan Jual Beli Jabatan kepada Kepala BKD DKI

Ia menambahkan bahwa sejak awal kedatangan para tersangka, pihak rutan memberikan perhatian penuh terhadap kondisi fisik maupun psikologis mereka.

“Dari awal pun datang, kami—saya khususnya, selaku Direktur—selalu menjaga mereka dengan baik. Jadi kalau ada yang mengatakan saat ini ada yang mogok makan, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kabid Humas tadi, kami pastikan kembali tidak ada yang mogok makan,” tegasnya.

Guna memastikan transparansi dan pengawasan ketat, Rutan Polda Metro Jaya juga telah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) di seluruh sel.

Dermawan menyebut pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh oleh petugas.

Baca Juga :  Persyaratan Lengkap, Pemkot Jaksel Akhirnya Terbitkan Izin Prinsip Pembangunan Gereja Karmel

“Kami memasang seluruh sel tahanan itu menggunakan CCTV dan itu terlihat 24 jam. Dan makanan-makanan yang kami siapkan dari pagi, siang, sore, itu selalu terkonsumsi dengan baik. Tidak ada yang tersisa,” ungkap Dermawan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Ginting, juga menepis isu mogok makan dengan menegaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para tahanan.

“Per hari ini saja jumlah yang kami periksa itu ada kesehatannya ya, 72 orang, 70 laki-laki dan 2 orang perempuan. Dan ketika di dalam menjalankan kegiatan pemeriksaan di sini, ketika misalnya ada keluhan pun kami menyiapkan tim medis, dokter dan perawat, yang siap senantiasa untuk menampingi,” ujar Ginting.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Selatan Anwar Dilantik Lagi, Sebagai Apa?

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh setiap hari, termasuk pengecekan denyut nadi, suhu tubuh, hingga wawancara mengenai keluhan kesehatan.

Jika diperlukan, tim medis juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti kadar gula darah dan kolesterol.

“Jadi bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar berdasarkan kebutuhan medis,” tegas Ginting.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya memastikan tidak ditemukan indikasi adanya tahanan yang menolak makan atau mengalami penurunan kondisi akibat mogok makan.

“Jadi artinya yang orang sampaikan mogok makan itu tidak betul,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...