Sabtu, Oktober 3, 2026

Tembok Rumah Mewah Timpa SMPN 182 Kalibata, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki insiden ambruknya tembok pembatas rumah mewah setinggi sekitar lima meter yang menimpa area SMPN 182 Jakarta di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026).

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dari pihak pemilik tembok.

“Terkait dengan ada unsur kesengajaan atau tidaknya, saat ini sedang proses penyelidikan ya,” ujar Mansur kepada wartawan di SMPN 182 Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026).

Menurut dia, penyidik tengah mendalami berbagai keterangan, termasuk fakta bahwa pihak sekolah sebelumnya telah melayangkan surat pemberitahuan terkait kondisi tembok yang dinilai membahayakan.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas 2023, Pj Gubernur DKI: Layar yang Sudah Dibentangkan Jangan Terlipat Lagi

Bersurat ke Pemilik Rumah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 182 Jakarta, Narwan, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah mengirim surat kepada pemilik bangunan rumah mewah yang berbatasan langsung dengan sekolah tersebut pada 24 Desember 2025.

Surat itu berisi pemberitahuan bahwa tembok pembatas setinggi sekitar tiga meter dalam kondisi miring dan rawan ambruk.

Surat tersebut juga ditembuskan ke pihak kelurahan setempat.

“Sebelumnya sekolah sudah bersurat agar menjadi perhatian temboknya untuk dibetulkan atau gimana caranya biar tidak menimbulkan masalah,” kata Narwan di lokasi.

Baca Juga :  Groundbreaking SDN Kebayoran Lama, Rano Karno Singgung Kerja Sama Pendidikan Pramono di New York

Tembok yang ambruk itu diketahui menjadi pembatas antara area sekolah dan sebuah rumah mewah yang pembangunannya mangkrak.

Rumah dua lantai bergaya klasik dengan tiang-tiang pilar tinggi tersebut tampak kosong saat kejadian.

Bangunan bercat putih itu terlihat kontras dengan deretan rumah lain di sepanjang Jalan Kalibata Timur I, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pilar tinggi tampak berdiri di bagian depan dan samping bangunan, namun proyek rumah tersebut belum rampung dan tidak berpenghuni.

Narwan mengatakan, setelah menerima surat dari sekolah, pemilik rumah sempat menindaklanjuti dengan mengirim tenaga ahli untuk mengecek kondisi struktur tembok.

Baca Juga :  44 Paskibraka Dikukuhkan, HUT RI Kibarkan Merah Putih di Kantor Wali Kota Jaksel

“Kalau dari pihak yang punya (tembok) sudah mengirimkan ahlinya ya untuk mengecek struktur bangunan itu. Eksekusinya yang belum,” ujar Narwan.

Namun hingga tembok tersebut roboh, perbaikan yang diminta pihak sekolah tidak kunjung dilakukan.

Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan.

Meski demikian, Narwan menyebut telah ada kesepakatan antara pihak sekolah dan pemilik tembok terkait tanggung jawab kerugian.

“Pihak sekolah dirugikan dan kemarin sudah terjadi kesepakatan. Pihak yang punya pagar itu sanggup untuk mengganti kerusakan yang ada, sambil saya menginventaris barang-barang apa yang menjadi korbannya,” ungkap dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...