Kamis, Juni 18, 2026

Kerugian Membengkak, Pramono Minta Menteri PUPR Bantu Biaya Perbaikan Fasum Rusak

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, di Balai Kota Jakarta pada Selasa (2/9).

Pertemuan tersebut membahas percepatan perbaikan fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataannya, Gubernur Pramono mengungkapkan kerusakan sejumlah fasum semakin meluas, termasuk halte Transjakarta, stasiun MRT, CCTV, traffic light, serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di beberapa lokasi.

Baca Juga :  Pramono Dorong Jajaran Kerja Transparan, Berharap Raih WTP dari BPK

“Pemprov DKI saat ini tengah menangani perbaikan berbagai fasilitas publik yang terdampak. Dalam kesempatan ini, saya meminta bantuan kepada Kementerian PU, khususnya terkait JPO di Senen dan JPO di Polda, agar bisa dibantu perbaikannya oleh pemerintah pusat,” ujar Pramono.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan kajian ulang, total kerugian akibat kerusakan fasilitas publik kini membengkak menjadi sekitar Rp80 miliar.

“Dengan dua JPO tadi, ditambah beberapa CCTV di lapangan yang rusak, serta perbaikan 18 traffic light, maka total biaya kini mencapai Rp80 miliar,” jelasnya.

Baca Juga :  Pramono Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Kebayoran Lama, Hampir Setara Rumah Sakit

Menanggapi permintaan tersebut, Menteri PUPR Dody Hanggodo menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera turun tangan memperbaiki dua JPO yang rusak.

Ia menegaskan langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam menjaga fungsi fasilitas umum, khususnya di ibu kota.

“Dua JPO itu akan kami kerjakan secepatnya, dengan target bisa kembali fungsional dalam waktu kurang dari tujuh hari,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Tinjau Pengungsian Banjir, Pramono Gelar Kuis dan Bagi-bagi Hadiah untuk Anak

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran sekitar Rp900 miliar untuk perbaikan fasilitas umum di seluruh Indonesia, dan sebagian akan dialokasikan untuk membantu Jakarta.

“Itu masih dalam pagu anggaran yang sudah dihitung sejak awal. Dari seluruh provinsi di Indonesia, kami menganggarkan sekitar Rp900 miliar, dan sebagian akan digunakan untuk memperbaiki dua JPO ini,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...