Rabu, Agustus 19, 2026

Rapat dengan Menhut, Titiek Soeharto Marah Lihat Truk Pengangkut Kayu Masih Berseliweran di Lokasi Banjir Sumatera

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus kemarahan atas dugaan penebangan liar yang masih berlangsung di Sumatera, meski wilayah tersebut baru saja dilanda banjir dan longsor.

Pernyataan ini disampaikan Titiek dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, pada Kamis (4/12/2025) di Komplek Parlemen Senayan.

Dalam rapat tersebut, Titiek Soeharto menayangkan video viral yang memperlihatkan truk-truk besar mengangkut kayu dengan diameter besar melintas di jalan Sumatera pasca banjir.

“Baik Saudara Menteri, terus terang saya sedih, miris, dan saya marah. Bayangkan kayu sebesar itu, diameter satu setengah meter, itu berapa ratus tahun perlu tumbuh. Ini manusia mana di Indonesia yang seenaknya bisa motong-motong kayu seperti itu? Apa salah pohon itu? Dia memberikan banyak kebaikan bagi manusia. Penjaga erosi, memberikan udara segar. Kok dipotong begitu saja?” ujar Titiek, dikutip Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Terungkap Terduga Pelaku Penebangan Pohon Pelindung di Kebayoran Lama, Camat: ASN Bina Marga

Kayu-kayu tersebut diketahui berasal dari hutan di Sibolga, Sumatera Utara, yang juga terdampak parah bencana.

Menurut Titiek, video itu menjadi bukti bahwa pembalakan liar masih berlangsung saat warga berjuang memulihkan kondisi pasca bencana.

“Yang lebih menjengkelkan, truk itu lewat di Jalan Raya dua hari setelah peristiwa banjir. Dengan kemajuan teknologi, truk itu lewat di depan hidung kita. Sungguh menyakitkan, Pak Menteri. Baru kita kena bencana, dia lewat di depan muka kita. Ini menyakitkan dan menghina rakyat Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Korupsi Menara BTS 4G Seret 3 Parpol, Mahfud MD Sudah Lapor Jokowi

Politisi Fraksi Gerindra sekaligus putri mendiang Presiden RI ke-2 ini meminta Menteri Kehutanan menindak tegas perusahaan yang terlibat.

“Saya minta kepada Pak Menteri untuk cari tahu siapa perusahaan itu dan tolong, jangan ada pohon-pohon besar lagi yang ditebang. Hentikan semua ini! Kami tidak mau hanya sekadar moratorium, tapi dihentikan. Nggak usah ada lagi pohon-pohon besar yang dipotong-potong,” tegasnya.

Selain kasus truk, Titiek menyoroti ratusan potong kayu yang hanyut memenuhi pantai dan sungai pasca banjir.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Pasokan Listrik dan BBM Diprioritaskan di Lokasi Banjir Sumatera

Ia menilai hal ini sebagai indikasi pembukaan lahan baru untuk perkebunan dan pertambangan yang semakin tidak terkendali.

“Pembukaan lahan baru untuk perkebunan, pertambangan, ini harus diperketat lagi syarat-syaratnya. Jangan kita biarkan begitu saja. Sudah cukup lah ini,” ujarnya.

Sebagai Ketua Komisi IV DPR, Titiek menegaskan pihaknya mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak yang merusak alam.

“Kita mewakili rakyat Indonesia. Bapak juga ditunjuk sebagai pembantu presiden yang dipilih rakyat Indonesia. Kita tegakkan hukum setegak-tegaknya. Siapapun yang merugikan bangsa dan negara, merusak tanah dan hutan kita, ditindak saja. Bapak nggak usah takut-takut, kami di belakang Bapak,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...