Minggu, Juli 5, 2026

Keluhan Warga di Musrenbang, Pemkot Jaksel Dorong Satpol PP Gercep Tertibkan PKL di Setiabudi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bergerak cepat (Gercep) menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Setiabudi, yang dikeluhkan warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Keluhan tersebut mengemuka dalam Forum Kelurahan Setiabudi Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kelurahan Setiabudi, Jumat (6/2).

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, dalam forum tersebut terdapat 10 usulan yang disampaikan warga.

Dari jumlah itu, delapan usulan diakomodasi, sementara dua lainnya ditolak.

“Di Forum Kelurahan Setiabudi ada 10 usulan. Dua usulan ditolak dan delapan usulan diakomodir,” ujar Mukhlisin.

Baca Juga :  Cegah Banjir Jakarta Selatan, Ratusan Personil Diterjunkan Gerebek Lumpur Kali Krukut

Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga, lanjut Mukhlisin, adalah keberadaan PKL yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Menyikapi hal tersebut, ia meminta Satpol PP untuk melakukan penertiban.

“Warga menyampaikan keluhannya terkait PKL. Untuk itu, saya minta Satpol PP agar menghalau para PKL supaya berdagang pada tempatnya,” kata dia.

Mukhlisin juga menekankan agar usulan yang telah diakomodasi tidak menunggu pelaksanaan pada tahun anggaran berikutnya apabila memungkinkan untuk direalisasikan lebih cepat.

“Untuk tim teknis, saya berharap agar usulan yang delapan ini, bila bisa dikerjakan tahun ini, tidak usah menunggu tahun 2027. Koordinasikan dengan kasudinnya untuk ditindaklanjuti tahun ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Rayakan Paskah di Kota Tua, Rano Karno Dorong Jakarta Tetap Inklusif dan Harmonis

Sementara itu, Ketua RW 01 Kelurahan Setiabudi, Dwi Sunuirwantono mengungkapkan, persoalan PKL menjadi masalah utama di wilayahnya, khususnya di Jalan Setiabudi Utara dan Jalan Setiabudi Selatan.

Menurut dia, keberadaan PKL yang tidak tertata membuat warga mengusulkan pemasangan rambu larangan berdagang di kawasan tersebut.

“Permasalahan di RW kami adalah PKL di Jalan Setiabudi Utara dan Jalan Setiabudi Selatan yang tidak tertata, sehingga kami mengusulkan adanya rambu dilarang berdagang,” ujar Dwi.

Baca Juga :  Disnakertrans DKI Dapat Aduan Sebanyak 432 Perusahaan Tak Bayarkan THR kepada Karyawan

Namun demikian, Dwi menyebutkan bahwa pihak kelurahan telah menawarkan solusi berupa penataan kawasan.

Dalam proses tersebut, para pedagang serta kendaraan parkir diminta untuk berpindah sementara.

“Ada solusi dari kelurahan bahwa daerah tersebut sedang dalam penataan, sehingga pedagang dan parkiran diminta untuk pindah,” katanya.

Ia pun berharap penataan tersebut dapat mewujudkan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi warga.

“Saya berharap nantinya daerah itu tertib, tidak menimbulkan kemacetan, aman dari pedagang kaki lima, serta nyaman bagi masyarakat sekitarnya,” ucap Dwi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...