Dari KK, polisi mengetahui tempat mereka menyimpan senjata tajam, yakni di rumah daerah Demangan, Kabupaten Jepara. Di tempat ini, sejumlah barang bukti berhasil diamankan.
“Ada lima senjata tajam, dua spanduk bertuliskan “Daboribo Jepara”, helm, dan jaket,” ujar kata AKP Ahmad, Sabtu (1/4/2023).
KK, kata dia, masih menjalani proses pemeriksaan. Kepada polisi, KK mengungkapkan tujuan konvoi dengan membawa senjata tajam untuk menakut-nakuti orang. Selain itu juga, dia berdalih membawa sajam untuk berjaga-jaga apabila ketemu musuh.
Adapun soal KK, ia baru sekira tiga tahun di Kabupaten Jepara. Sebelumnya ia tinggal di Jakarta bersama orangtuanya.
Kemudian pindah ke Kota Ukir tinggal bersama neneknya di Kecamatan Jepara. Bersama teman-teman tongkrongannya, KK membentuk Daboribo di Jepara pada Sabtu, 25 Maret 2023.
Kemudian kelompok ini membuat akun di tiktok dan membagikan video aktivitas kelompok mereka yang kerap menenteng senjata tajam. Kelompok ini berisi 12 orang. Tidak semua anggotanya saling kenal.
AKP Ahmad Masdar Tohari menjabarkan anggota kelompok sebagian besar masih di bawah umur. Sebagian kecil laki-laki dewasa.
Mereka yang tergabung dalam kelompok ini adalah anak muda yang tidak sekolah dan menjadi pengangguran.
Dia menegaskan akan memburu anggota kelompok Daboribo yang saat ini kabur.
Pihaknya telah mengantongi identitas anggota-anggota yang belum tertangkap.
