Sabtu, Juli 4, 2026

Polemik Lapangan Padel di Permata Hijau, Gagal Dimediasi Lurah hingga Berujung Laporan Polisi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polemik pembangunan lapangan padel di Jalan Kalimaya Blok AA, Permata Hijau, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berujung laporan polisi.

Warga melayangkan aduan ke Polda Metro Jaya setelah mediasi dengan pihak kontraktor yang difasilitasi lurah setempat disebut tidak membuahkan hasil.

“Laporan ini kami buat karena berbagai keluhan warga tidak pernah ditindaklanjuti secara serius,” ujar Teddy, kuasa hukum warga saat dihubungi wartawan, Selasa (24/2/2026).

Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/863/II/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 2 Februari 2026.

Teddy menjelaskan, ada sejumlah persoalan yang menjadi dasar pelaporan.

Baca Juga :  Di Bawah Gerimis, Wali Kota Jaksel dan Istri Turun Kerja Bakti Massal di Rawajati

Mulai dari dugaan tidak adanya sosialisasi kepada warga hingga perizinan yang dinilai terbit setelah proyek berjalan.

“Pertama, mereka tidak pernah izin ke warga, bahkan sosialisasi. Kedua, pengerjaan mulai bulan Mei 2025, tapi izin PBG itu baru ada bulan Juli,” kata dia.

Ia juga menyoroti jam kerja proyek yang dinilai mengganggu kenyamanan warga karena dilakukan hingga larut malam, bahkan pada hari besar keagamaan.

“Puncaknya tanggal 25 Desember, ketika klien saya sedang merayakan Natal, mereka itu sampai pagi. Intinya mereka ini selalu kerja sampai larut malam, sehingga mengeluarkan suara bising,” ucap Teddy.

Baca Juga :  Pramono Evaluasi Izin Lapangan Padel Usai Keluhan Warga Cilandak Viral

Menurut dia, warga telah berulang kali menyampaikan keberatan, namun aktivitas pembangunan tetap berlangsung seperti biasa.

“Sudah berapa kali upaya dilakukan, tapi tidak diindahkan. Tetap saja melaksanakan itu,” tuturnya.

Selain kebisingan, warga juga mempersoalkan dugaan dampak pembangunan terhadap saluran air di sekitar lokasi.

Teddy menyebut drainase menjadi mampet dan memicu banjir di Jalan Kalimaya.

“Terkait drainase saluran air itu kan mampet, terus banjir. Banjirnya tinggi, sampai motor saja tidak berani lewat, mobil juga,” ungkapnya.

Ia mengaku sempat mengajukan komplain dan mendapat janji perbaikan dari pihak pengembang.

Baca Juga :  Tak Punya SLF, Lapangan Padel di Jakarta Dilarang Beroperasi

Namun, menurut dia, perbaikan tersebut tidak pernah terealisasi.

“Saya bilang, ini akibat pembangunan ini, drainasenya tidak benar. Waktu itu dibilang mau diperbaiki, ternyata tidak juga diperbaiki,” katanya.

Upaya mediasi pun telah dilakukan oleh Lurah Grogol Utara sebanyak dua kali.

Akan tetapi, kata Teddy, warga menilai tidak ada langkah tegas terhadap pihak pengembang.

“Kita sudah dimediasi dua kali, tetapi ketika ada dugaan pelanggaran, tidak ada tindakan. Kalau memang terukur melanggar, apa tindak tegasnya? Disetop sementara misalnya. Ini tidak ada juga,” ujar Teddy.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...