Rabu, Agustus 19, 2026

Amarah Habib Rizieq Buntut Polemik Pagar Laut Tangerang: Gua Kepret Lu

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab angkat bicara terkait polemik pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten.

Ia marah karena pejabat negara tidak jujur dengan pagar laut misterius tersebut.

Dalam tayangan YouTube Pecinta Ulama, Habib Rizieq awalnya mengungkapkan keheranannya terhadap pagar laut sepanjang 30 kilometer yang tengah menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Ia hakul yakin pagar laut yang menggunakan batang bambu tersebut bukan dibangun oleh nelayan setempat.

“Saudara, itu bangun pagar 30 kilo meter pakai bambu-bambu betung yang panjang-panjang hitung aja dah harganya. Itu miliaran. Nelayan dari mana duitnya? Baru kaya sedikit udah mager laut iyeee,” ujar Rizieq dilansir dari kanal YouTube Pecinta Ulama, Kamis (23/1/2025).

Baca Juga :  KPK OTT di Labuhanbatu, Bupati hingga Anggota DPRD Ditangkap

Anehnya lagi, kata Rizieq, para pemangku kepentingan mulai dari tingkat RT hingga presiden, mengaku tidak tahu dengan pemagaran laut tersebut.

Menurutnya, pengakuan pejabat tersebut merupakan tindakan pembodohan kepada rakyatnya.

“Udah gitu anehnya 30 kilo meter laut dipagar dari RT, RW, lurah, camat sampai presiden enggak tahu, iyeee. Lu buta? Kacau tidak? Kacau tidak,” katanya.

“Saya mau tanya, pagar 30 kilo meter tuh pendek apa panjang? Panjang. Sekarang saya mau tanya, di pinggir laut kita ada petugas kita tidak? Pengawas laut ada tidak? Artinya mereka engga tahu? Dia mau bodohin rakyat iyeee,” sambungnya.

Baca Juga :  Viral Doa Mengerikan Habib Rizieq, Musni Umar: Tulisan Namanya Saja Salah, Ini Dibuat Buzzer Bayaran

Dalam kesempatan itu, Rizieq juga menyentil kinerja menteri terkait yang mendapat gaji besar tapi tidak tahu dengan keberadaan pagar laut.

Dia menduga sejumlah pejabat sudah menerima suap sehingga pura-pura tidak tahu dengan keberadaan pagar laut tersebut.

“Menteri ditanya gak tahu. Ngapain lu jadi menteri? Digaji mahal nggak tahu. Kacau tidak? Kacau tidak,” ujarnya.

“Bukan enggak tahu, tapi udah pada terima sogokan. Dia enggak sangka kalau rakyat marah. Pinggir laut itu milik negara, bukan milik pribadi. Enggak boleh saudara orang main pagar-pagar-pagar laut,” sambungnya.

Baca Juga :  Luncurkan Danantara, Prabowo Tegaskan Komitmen Lawan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Rizieq tak percaya dengan pihak-pihak yang menyebut pagar laut tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Dia menganggap alasan tersebut tidak masuk akal.

Ia menilai pemerintah dan pejabat telah membodohi rakyat terkait kasus para laut.

“Pemerintah anggap kita goblok. Menteri anggap kita goblok. DPR anggap kita goblok. Saudara, itu bangun pagar 30 kilo meter pakai bambu-bambu betung yang panjang-panjang, hitung aja dah harganya, itu miliaran,” katanya.

“Nelayan dari mana duitnya? Tiap hari makan ikan asin, ikan segar dia jual. Ikan asin buat di rumah. Jangan ngebodohin rakyat saudara,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...