Namun, ia bersyukur masih banyak nelayan yang jujur dan mengakui jika pagar laut Tangerang dibangun oleh pengusaha.
Dia juga mengingatkan agar pengusaha tidak memancing amarah umat Islam dalam kasus ini.
“Nah makanya saya mau ingatkan kepada pengusaha-pengusaha, khususnya Sembilan Naga, jangan mancing kami marah. Nanti kalau kami umat Islam sudah marah kalian Sembilan Naga akan kami jadikan sembilan cacing. Takbir,” seru Rizieq.
“Siap berjuang? Siap lawan mereka? Siap cacingkan naga? Takbir,” lanjutnya.
Lalu, Rizieq menyarankan kepada masyarakat setempat agar tidak takut dalam memperjuangkan melawan ketidakadilan.
Ia berjanji akan mendukung penuh rakyat jika bersatu melawan ketidakadilan ini.
“Gua kepret lu. Jangan takut ya ikhwan. Makanya rakyat yang ada di Tangerang yang di pinggir laut sana terus berjuang, rebut hak kalian. Kalian punya hak untuk melaut. Kalian punya hak supaya lautnya bebas untuk berlayar,” tegasnya.
“Kalian punya hak untuk menjaga tanah kalian. Kalian punya hak untuk tetap hidup di tanah kelahiran kalian. Jangan takut dengan Sembilan Naga, premannya atau oknum pejabat yang mendukungnya. Takbir,” serunya dengan mengepalkan tangan.
