Sabtu, Juli 4, 2026

Amarah Habib Rizieq Buntut Polemik Pagar Laut Tangerang: Gua Kepret Lu

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab angkat bicara terkait polemik pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten.

Ia marah karena pejabat negara tidak jujur dengan pagar laut misterius tersebut.

Dalam tayangan YouTube Pecinta Ulama, Habib Rizieq awalnya mengungkapkan keheranannya terhadap pagar laut sepanjang 30 kilometer yang tengah menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Ia hakul yakin pagar laut yang menggunakan batang bambu tersebut bukan dibangun oleh nelayan setempat.

“Saudara, itu bangun pagar 30 kilo meter pakai bambu-bambu betung yang panjang-panjang hitung aja dah harganya. Itu miliaran. Nelayan dari mana duitnya? Baru kaya sedikit udah mager laut iyeee,” ujar Rizieq dilansir dari kanal YouTube Pecinta Ulama, Kamis (23/1/2025).

Baca Juga :  Minta Tunda Diperiksa KPK, Kadinkes Lampung Beralasan Masih Persiapkan Dokumen

Anehnya lagi, kata Rizieq, para pemangku kepentingan mulai dari tingkat RT hingga presiden, mengaku tidak tahu dengan pemagaran laut tersebut.

Menurutnya, pengakuan pejabat tersebut merupakan tindakan pembodohan kepada rakyatnya.

“Udah gitu anehnya 30 kilo meter laut dipagar dari RT, RW, lurah, camat sampai presiden enggak tahu, iyeee. Lu buta? Kacau tidak? Kacau tidak,” katanya.

“Saya mau tanya, pagar 30 kilo meter tuh pendek apa panjang? Panjang. Sekarang saya mau tanya, di pinggir laut kita ada petugas kita tidak? Pengawas laut ada tidak? Artinya mereka engga tahu? Dia mau bodohin rakyat iyeee,” sambungnya.

Baca Juga :  Baharkam Polri Siap Turun Bongkar Pagar Laut Misterius Tangerang

Dalam kesempatan itu, Rizieq juga menyentil kinerja menteri terkait yang mendapat gaji besar tapi tidak tahu dengan keberadaan pagar laut.

Dia menduga sejumlah pejabat sudah menerima suap sehingga pura-pura tidak tahu dengan keberadaan pagar laut tersebut.

“Menteri ditanya gak tahu. Ngapain lu jadi menteri? Digaji mahal nggak tahu. Kacau tidak? Kacau tidak,” ujarnya.

“Bukan enggak tahu, tapi udah pada terima sogokan. Dia enggak sangka kalau rakyat marah. Pinggir laut itu milik negara, bukan milik pribadi. Enggak boleh saudara orang main pagar-pagar-pagar laut,” sambungnya.

Baca Juga :  Kediaman Habib Rizieq Mendadak Didatangi Polisi, Ada Apa?

Rizieq tak percaya dengan pihak-pihak yang menyebut pagar laut tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Dia menganggap alasan tersebut tidak masuk akal.

Ia menilai pemerintah dan pejabat telah membodohi rakyat terkait kasus para laut.

“Pemerintah anggap kita goblok. Menteri anggap kita goblok. DPR anggap kita goblok. Saudara, itu bangun pagar 30 kilo meter pakai bambu-bambu betung yang panjang-panjang, hitung aja dah harganya, itu miliaran,” katanya.

“Nelayan dari mana duitnya? Tiap hari makan ikan asin, ikan segar dia jual. Ikan asin buat di rumah. Jangan ngebodohin rakyat saudara,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...