Senin, April 20, 2026

Keluhan Warga di Musrenbang, Pemkot Jaksel Dorong Satpol PP Gercep Tertibkan PKL di Setiabudi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bergerak cepat (Gercep) menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Setiabudi, yang dikeluhkan warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Keluhan tersebut mengemuka dalam Forum Kelurahan Setiabudi Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kelurahan Setiabudi, Jumat (6/2).

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, dalam forum tersebut terdapat 10 usulan yang disampaikan warga.

Dari jumlah itu, delapan usulan diakomodasi, sementara dua lainnya ditolak.

“Di Forum Kelurahan Setiabudi ada 10 usulan. Dua usulan ditolak dan delapan usulan diakomodir,” ujar Mukhlisin.

Baca Juga :  Pemprov DKI Angkat Bicara soal ASN Boleh Poligami, Tegaskan Pergub Kawin-Cerai

Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga, lanjut Mukhlisin, adalah keberadaan PKL yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Menyikapi hal tersebut, ia meminta Satpol PP untuk melakukan penertiban.

“Warga menyampaikan keluhannya terkait PKL. Untuk itu, saya minta Satpol PP agar menghalau para PKL supaya berdagang pada tempatnya,” kata dia.

Mukhlisin juga menekankan agar usulan yang telah diakomodasi tidak menunggu pelaksanaan pada tahun anggaran berikutnya apabila memungkinkan untuk direalisasikan lebih cepat.

“Untuk tim teknis, saya berharap agar usulan yang delapan ini, bila bisa dikerjakan tahun ini, tidak usah menunggu tahun 2027. Koordinasikan dengan kasudinnya untuk ditindaklanjuti tahun ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemkot Jaksel Ingatkan Lagi Larangan ASN Bawa Kendaraan Dinas untuk Mudik

Sementara itu, Ketua RW 01 Kelurahan Setiabudi, Dwi Sunuirwantono mengungkapkan, persoalan PKL menjadi masalah utama di wilayahnya, khususnya di Jalan Setiabudi Utara dan Jalan Setiabudi Selatan.

Menurut dia, keberadaan PKL yang tidak tertata membuat warga mengusulkan pemasangan rambu larangan berdagang di kawasan tersebut.

“Permasalahan di RW kami adalah PKL di Jalan Setiabudi Utara dan Jalan Setiabudi Selatan yang tidak tertata, sehingga kami mengusulkan adanya rambu dilarang berdagang,” ujar Dwi.

Baca Juga :  Bang Japar Minta THR, Fahira Idris Angkat Bicara

Namun demikian, Dwi menyebutkan bahwa pihak kelurahan telah menawarkan solusi berupa penataan kawasan.

Dalam proses tersebut, para pedagang serta kendaraan parkir diminta untuk berpindah sementara.

“Ada solusi dari kelurahan bahwa daerah tersebut sedang dalam penataan, sehingga pedagang dan parkiran diminta untuk pindah,” katanya.

Ia pun berharap penataan tersebut dapat mewujudkan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi warga.

“Saya berharap nantinya daerah itu tertib, tidak menimbulkan kemacetan, aman dari pedagang kaki lima, serta nyaman bagi masyarakat sekitarnya,” ucap Dwi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...